Polres Malang Ajak Generasi Muda Ikut Terlibat dalam Gerakan Ketahanan Pangan
MALANG - Polres Malang mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan sektor pangan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Malang. Anak muda dinilai memiliki potensi untuk menghadirkan inovasi dan teknologi dalam mengembangkan sektor pertanian, peternakan, maupun perikanan.
Melalui jajaran Polsek dan Bhabinkamtibmas, kepolisian terus mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi pangan lokal. Keterlibatan generasi muda diharapkan dapat menjadi penggerak munculnya inovasi baru yang membuat sektor pangan semakin produktif dan menarik.
Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono mengatakan, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan sektor pangan di masa depan.
“Generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak inovasi di sektor pangan. Kami berharap semakin banyak anak muda yang tertarik mengembangkan pertanian, peternakan, dan perikanan dengan pendekatan yang kreatif dan produktif,” ujar AKP M. Budiono, Senin (3/8/2026).
Menurut Budiono, perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan nilai tambah terhadap hasil pangan lokal.
“Dengan kreativitas dan pemanfaatan teknologi, sektor pangan dapat dikembangkan menjadi bidang yang produktif dan memiliki prospek ekonomi. Ini yang perlu terus kita dorong bersama,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda juga penting untuk memastikan program ketahanan pangan dapat terus berlanjut dari satu generasi ke generasi berikutnya.
“Ketahanan pangan adalah program jangka panjang. Karena itu, keterlibatan generasi muda sangat penting agar potensi pangan lokal terus berkembang dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa depan,” tegasnya.
Polres Malang akan terus mendukung berbagai upaya pemberdayaan masyarakat, termasuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam mengembangkan potensi pangan lokal sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional. (u-hmsresma)





